Masalah yang dihadapi masyarakat Indonesia masih sangat berat. Karena itu Little Care ingin turut serta meringankan permasalahan, khususnya dengan jalan mengadakan kegiatan sosial semaksimal mungkin.

A. Proyek-proyek yang telah dikerjakan

Sejak didirikannya Little Care pada tahun 1998, sudah beberapa proyek yang telah diselesaikan, dan masih berlanjut. Dibawah ini kami mendaftarkan proyek-proyek yang telah dikerjakan.

1. Bantuan Sembako dan Nutrisi.

  • Pembagian kebutuhan pokok (seperti beras, gula, minyak goreng) secara gratis kepada orang-orang miskin di desa Jemursari belakang, Surabaya , 1998.
  • Penjualan sembako dengan harga subsidi di beberapa desa di Surabaya , 1998.
  • Bantuan bahan makanan kepada 90 buruh kebersihan di Komplek Citra Raya di Surabaya, 1999, kerja sama dengan SIS.
  • Bantuan uang kontan untuk membeli bahan makanan pada korban banjir di Jakarta, 2002.
  • Bantuan 500 kg beras kepada pengemudi becak di kota Yogyakarta , 2003.
  • Bantuan sembako kepada yatim piatu Wai Pecak, Ruteng, Flores , NTB th 2003.
  • Pemberian susu segar kepada anak-anak dari keluarga yang tidak mampu di Desa Hargobinangun, Sleman, DIY.

2. Bantuan Pendidikan.

a. Biaya sekolah.

Pembayaran uang sekolah (BP3) kepada murid-murid SD yang tidak mampu (rata-rata Rp 120.000 per siswa/siswi per tahun), pada sekolah berikut ini:

  • untuk 25 murid di sekolah SD Bangkingan I, Surabaya , mulai tahun 1999.
  • untuk 25 murid di sekolah SD Bangkingan II, Surabaya , mulai tahun 1999.
  • untuk 25 murid di sekolah SD Tanwirul Wathon, Surabaya mulai tahun 1999.
  • untuk 50 murid di sekolah SD Dharma Siswa, Surabaya mulai tahun 2000.
  • untuk 28 murid di sekolah SD Jambangan I, Surabaya mulai tahun 2000.
  • untuk 45 murid di sekolah SD Sumur Welut, Surabaya , mulai tahun 2000.
  • untuk 15 murid di sekolah SD Ridlwan Abdullah, Surabaya mulai tahun 2000.
  • untuk 40 murid di sekolah SD Patemon VI, Surabaya , mulai tahun 2001.

Pembayaran uang sekolah (BP3) kepada murid-murid SMP yang tidak mampu (antara Rp 360.000 s/d Rp 400.000 per siswa/siswi per tahun), pada sekolah berikut ini:

  • untuk 25 murid di sekolah SMP Hang Tuah III, Surabaya mulai tahun 2000.
  • untuk 7 murid SD/SMP di Tangerang, Jakarta , 2002-2004.

Pembayaran uang sekolah (BP3) kepada korban gempa bumi dan tsunami di pulau Nias, Sumatera, pada tahun 2005.

  • untuk 10 murid SMP dan 10 murid SMA.

b. Alat-alat sekolah.

  • Pemberian 103 paket berisi buku-buku dan alat tulis kepada sekolah SD Bangkingan I, Surabaya 1999.
  • Pemberian tiga unit komputer kepada sekolah SMP Hang Tuah III, Surabaya, 2000.
  • Pemberian 2 unit almari, mesin tik dan perbaikan ruang kelas di sekolah SD Tanwirul Wathon, Surabaya, 2000.
  • Pemberian alat-alat olah raga kepada sekolah SD Bangkingan II, Surabaya, 2000.
  • Pemberian dua unit komputer serta empat mesin jahit kepada Yayasan Ukhuwah Ummah di Surabaya, 2001.
  • Pemberian 65 paket berisi buku-buku, alat tulis, crayon dsb (nilai Rupiah 50.000 per paket) kepada anak-anak panti asuhan di Sidoarjo, Jawa Timur, 2003.
  • Pemberian bantuan seragam sekolah untuk 40 murid SD di Jakarta, 2003.
  • Pemberian buku-buku dan alat tulis, buku bacaan da pakaian layak pakai, satu unit komputer kepada Yayasan Karya Kasih, Sumba, a/n Daniel Fallo, 2003.
  • Pemberian 120 paket berisi buku-buku, alat tulis, crayon dsb (nilai Rupiah 50.000 per paket) kepada anak-anak di sekolah Patemon IX, Surabaya, tahun 2004.

c. Renovasi gedung sekolah.

  • Renovasi ruang kelas di sekolah SD Sumur Welut I, Surabaya , 1999.
  • Membangun tiga unit WC di sekolah SD Sumur Welut II, Surabaya , 1999.
  • Membangun tiga unit WC di sekolah SD Bangkingan I dan II, Surabaya , 1999.
  • Pengecatan total sekolah luar biasa di Sidoarjo, Jawa Timur, dengan bantuan dari Angkatan Laut Amerika Serikat,1999.
  • Perbaikan 3 ruang kelas pada sekolah SD Tritunggal IV, Surabaya , 2000.
  • Perbaikan ruang kelas dan atap pada sekolah SD Dharma Siswa, Surabaya , 2000.
  • Perbaikan ruang kelas dan pemberian sketsel pada sekolah Ridlwan Abdullah, Surabaya , 2000.
  • Pembuatan pagar dinding dan penghijauan di lingkungan sekolah di SD Jambangan I, Surabaya , 2000.
  • Pengecatan ruang kelas di sekolah TK dan SD Kanisius, Jogjakarta , 2003.
  • Membangun ruang kelas baru di sekolah SDK Pemuda, Kadekap-Kalembu di Sumba, NTB pada tahun 2003.

d. Bantuan Pendidikan lain.

  • Kerja sama dengan Perpustakaan Umum Kota Surabaya di Rungkut, Surabaya dan Community Service SIS untuk mendirikan Perpustakaan khusus, termasuk pengadaan buku-buku bahasa Inggris dan Indonesia, beberapa perangkat komputer dan pendidikan bahasa Inggris secara gratis kepada anak-anak, mulai April 2000.
  • Sebagai fasilitator, memberikan pendidikan tambahan (bahasa Inggris) kepada anak-anak SD-SMP oleh murid-murid Surabaya International School (SIS), sebagai kegiatan ekstra kurikuler "Community Service" SIS, 2000-2001.
  • Memberikan bantuan berupa beberapa trophi dan hadiah pada lomba "Menulis dan Bercerita Anak 2000" Kawan Kami di Lamongan, Jawa Timur, 2000.

3. Bantuan Kesehatan.

  • Pendistribusian bantuan obat-obatan dari Angkatan Laut Amerika Serikat kepada orang miskin di Surabaya , 1999.
  • Bantuan biaya pengobatan rutin kepada penderita thalisimia di Trawas, Mojokerto, 2002-2003.
  • Bantuan biaya pengobatan untuk beberapa penduduk miskin yang mengalami kecelakaan dan sakit, dan tidak mampu berobat dengan biaya sendiri.

4. Bantuan Umum.

  • Pemberian 100 stel sepatu kerja kepada pemulung di tempat pembuangan sampah akhir di Surabaya , 1998.
  • Bantuan kepada kelompok anak jalanan "Alang-alang" di Surabaya, berupa rumah singgah yang disewakan selama tiga tahun, 1999-2001.
  • Bantuan kepada anak jalanan di Surabaya, berupa hadiah dan tropi untuk kegiatan program GASS-1 di Jawa Timur, Maret 2001.
  • Bantuan kepada " If Theatre ", suatu kelompok teater remaja di Surabaya yang bertujuan memberikan kegiatan positif supaya mereka terhindar dari pemakaian narkoba, 2001.
  • Renovasi sebuah rumah kumuh di Desa Blabak, Kediri , Jawa Timur, kerja sama dengan Lions Club Surabaya Srikandi, 2001.
  • Bantuan perlengkapan kebersihan untuk anak-anak cacat fisik di pusat rehabilitasi St. Damian Cancar di Binongko, Labuan Bajo, Flores , NTB, tahun 2003.

5. Perbaikan Gizi dan Nutrisi untuk Anak2 di Lombok, NTB.

Melaksanakan pilot proyek diversifikasi pangan dan gizi untuk 82 keluarga miskin di desa Meninting, Lombok, NTB dimana balita dan anak kecil menderita busung lapar. Program ini dilaksanakan melalui kerjasama dengan LSM Gerakan Pemuda Mandiri Nusantara (GEMMA), dan melibatkan kader posyandu dan tokoh masyarakat, bertujuan supaya anak2 yang telah dirawat di rumah sakit dan menerima bantuan berupa susu, tidak kembali menderita busung lapar lagi. Bantuan yang diberikan berupa pendidikan keluarga tentang nutrisi, bibit pohon buah dan sayuran, serta 6 ekor ayam untuk setiap keluarga, yang dipilihara untuk menambah nutrisi bagi seluruh keluarga. Program ini telah dikerjakan dari Oktober 2005 sampai Oktober 2006, dengan hasil yang memuaskan. Perkembangan gizi anak-anak sangat bagus, dan dari reproduksi ayam telah berkembang menjadi warung-warung ayam bakar Taliwang di kampung tersebut.

B. Proyek-proyek yang sedang dikerjakan

1. Bantuan Pendidikan dan Pengembangan Bakat bagi Anak2 Korban Gempa Bumi di Jogjakarta

Pada bulan Mei 2006 terjadi gempa bumi dahsyat di wilayah Yogyakarta, yang mengakibatkan ribuan orang meninggal, ribuan penduduk kehilangan tempat tinggal, sekolah2 hancur dan anak2 kehilangan orang tua dan mengalami trauma yang berkepanjangan. Pada waktu yang bersamaan, Gunung Merapi yang terletak di perbatasan DIY dan Jawa Tengah juga meletus, dan ribuan penduduk yang tinggal di lereng gunung diungsikan selama beberapa bulan untuk menghindari bahaya dari awan panas.

Kerusakan akibat Gempa di suatu kampung di Bantul, Jogja, Mai 2006 (foto oleh Radar Jogja).

 

Sejak peristiwa tersebut, banyak LSM dari dalam dan luar negeri, serta Pemerintah ber-sama2 membangun kembali pemukiman penduduk dan sarana lain yang hancur diakibatkan oleh kedua bencana alam tersebut.

LittleCare mengambil bagian pekerjaan yang difokuskan pada perbaikan sarana dan prasarana pendidikan anak2, khususnya untuk pengembangan bakat dan penanggulangan trauma bagi yang kehilangan orang tua dan tempat tinggal mereka. Tujuannya adalah, apabila anak2 tersebut suatu hari nanti tidak bisa melanjutkan pendidikan mereka, maka bakat yang dibina dan dikembangkan oleh LittleCare bisa dimanfaatkan untuk menyambung hidup mereka tanpa harus menggantungkan hidup kepada orang lain ataupun donatur.

LittleCare telah membangun membangun beberapa Ruang Kreativitas Pengembangan Bakat anak2, dengan menyediakan:

  • Pendidikan mental dan pemulihan traoma dengan berbagai permainan dan terapi,
  • Pendidikan computer dan bahasa inggris,
  • Pendidikan melukis,
  • Pendidikan membatik,
  • Pendidikan teater, musik dan vokal,
  • Pengembangan kreativitas belajar sambil bermain (LOGICO),
  • Pendidikan matematika dengan bermain,
  • Pengadaan buku-buku bacaan (taman bacaan).

Sampai saat ini 5 Ruang Kreativitas Anak telah selesai di lokasi yang paling rusak akibat gempa bumi, di:

  • Pleret, Kab. Bantul, DIY
  • Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES), Jalan Pramuka, Jogja, Kab. Bantul, DIY
  • Giriloyo, Kab. Bantul, DIY
  • Tangkil, Kab. Bantul, DIY (termasuk bangunan TK)
  • Demen, Imogiri, Kab. Bantul, DIY.

Ruang Kreativitas Anak LittleCare di Pleret, Bantul.

TK desa Tangkil, Bantul, DIY, yang telah rampung dibangun January 2008

Ruang Kreativitas Anak LittleCare di Demen, Imogiri, Bantul, DIY.

Ruang Kreativitas Anak LittleCare di STIKES

Ruang Kreativitas Anak LittleCare di Giriloyo, Bantul, DIY.

2. Pengembangan Bakat bagi Anak2 yang kurang mampu di Pakem, Sleman, DIY.

Pada tahun 2007 kami telah membangun satu lagi Ruang Kreativitas Anak di Desa Hargobinangun, Sleman, DIY. Fasiliitasini berupa ruang baca / perpustakaan yang diperuntukkan anak-anak yang berniat membaca dan belajar bahasa Inggris bersama guru dari LittleCare. Selain itu anak-anak diberi pendidikan komputer, dengan praktek langsung.

Ruang Kreativitas Anak LittleCare di Ds. Sidorejo, Hargobinangun, Sleman, DIY, Juni 2008

Pelajaran Bahasa Inggris di Ruang Kreativitas Anak LittleCare, Sidorejo

3. Bantuan Sarana Pendidikan SD INPRES Tenau, Kupang, NTT.

Pada tanggal 17 Agustus 2008 telah diserahkan bantuan berupa seragam sekolah, sepatu dan buku-buku kepada 18 murid SD INPRES Tenau.

Penyerahan Bantuan di SD INPRES Tenau, 17 Agustus 2008.

 

C. Proyek-proyek yang direncanakan 2008 - 2009

Berikut ini adalah daftar Proyek-proyek yang sudah mengajukan Proposal kepada Little Care , guna mendapatkan bantuan, dan direncanakan untuk dilaksanakan bila dana sudah mencukupi :

1. Bantuan Sembako dan Nutrisi.

  • Melanjutkan program penjualan Sembako dengan harga subsidi secara rutin (dua kali setahun) di desa-desa miskin dekat kota Surabaya dan Yogyakarta .
  • Pemberian susu segar kepada anak-anak dari keluarga yang tidak mampu di Desa Hargobinangun, Sleman, DIY.
  • Melanjutkan program diversifikasi pangan dan gizi bagi anak2 di daerah miskin yang mengalami kurang gizi/ busung lapar, khususnya di Propinsi NTB dan desa pedalaman di pulau Jawa

2. Bantuan Kesehatan

Melanjutkan program bantuan biaya pengobatan untuk beberapa penduduk miskin yang mengalami kecelakaan dan sakit, dan tidak mampu berobat dengan biaya sendir

3. Bantuan Pendidikan.

a. Alat-alat sekolah.

Melanjutkan program bantuan fasilitas sekolah dan alat-alat peraga pada sekolah-sekolah SD dan SMP di Jawa Timur, Jawa Tengah dan DIY.

b. Renovasi gedung sekolah.

Membangun fasilitas WC baru di beberapa sekolah SD di Jawa Timur, Jawa Tengah dan DIY.

Renovasi Toilet di SD Banyu Urip III, Sawahan, Surabaya.

coridor    toilet for renivation    proposal

c. Bantuan Pendidikan lain

Melanjutkan Ruang Kreativitas Anak di wilayah Jogja.

Pada tiap Ruang Kreativitas Anak kami akan menyediakan:

  • Pelatihan keterampilan komputer,
  • Pelatihan bhs Inggris,
  • Pelatihan melukis,
  • Pengembangan kreativitas melalui permainan LOGICO,
  • Belajar matematika melalui permainan,
  • Mengembangkan minat baca melalui perpustakaan buku-buku anak.

Dari pemantauan anak-anak yang mengikuti Ruang Kreativitas Anak, kami lihat bahwa beberapa diantarannya punya bakat melukis yang dapat dikembangkan. Dari latar belakang keluarga mereka, kami melihat bahwa mereka tidak ada harapan untuk masuk perguruan tinggi karena biaya. Oleh karena itu, kami rencanakan untuk menyediakan keterampilan batik modern, yang dapat dipakai sebagai mata pencaharian mereka di kemudian hari. Kami rencanakan pelatihan dua kali seminggu pada tiga Ruang Kreativitas Anak, dan untuk mendukung program ini kami perlu:

a. Tiga guru honorer, satu pada tiap Ruang Kreativitas Anak, diberi honorarium;
b. Sepuluh kompor kwalitas baik pada tiap Ruang Kreativitas Anak;
c. Sepuluh panci kwalitas baik pada tiap Ruang Kreativitas Anak;
d. Canting-canting pada tiap Ruang Kreativitas Anak;
e. Bahan-bahan yang diperlukan untuk membatik (kain, malam, pewarna, pensil, kertas karbon, buku-buku gambar, minyak tanah dll.) 

Ruang Kreativitas Anak  baru di desa Kraksaan, Jawa Timur.

Keluarga yang tinggal di wilayah pesisir utara di provinsi Jawa Timur kebanyakan berasal dari pulau Madura, yang menetap di Java sebagai nelayan dan petani. Kami diminta bantuannya oleh LSM “Merah Putih” yang ingin membangun Ruang Kreativitas Anak di desa Kraksaan, dimana kemampuan baca tulis rendah. Ruang Kreativitas Anak yang baru akan memakai model yang dipakai di Jogja, untuk sekitar 40 anak, pendidikan akan difokuskan pada membaca dan menulis. Lokasi sudah disediakan oleh penduduk setempat (hibah). Alamat lokasi tanah sbb:

Tanah yang tersedia untuk Ruang Kreativitas Anak di desa Kraksaan - Jalan Patemon Kav Peleman, Kel. Sidomukti, Kec. Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

a)    Bangunan Baru untuk Ruang Kreativitas Anak Kraksaan

Tanah yang tersedia masih kosong, dan diusulkan untuk membangun gedung baru dari konstruksi bata, termasuk ruang guru, ruang baca serta kamar mandi/wc.

b)    Kegiatan yang Direncanakan oleh LittleCare

LittleCare akan menyediakan pelatihan untuk sekitar 40 anak tingkat SD, diprioritaskan kepada anak-anak yang tidak bisa masuk sekolah umum. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah supaya semua anak dapat membaca dan menulis dalam bahasa Indonesia .

Pelatihan yang dimaksud adalah:

i) Menulis dan mebaca.
ii) Menggambar.
iii) Pengembangan kreativitas belajar sambil bermain.

Seorang guru akan diberi honorarium bulanan oleh LittleCare. Staf sukarelawan akan direkrut oleh LittleCare dari penduduk setempat. Uang bulanan yang kecil akan dibebankan kepada orang tua murid untuk biaya operasional.

Untuk mendukung program ini kami perlu:

a.  Dana pembangunan gedung, ditaksir  Rp 40,000,000.
b.  Satu guru (dibayar Rp 500,000 per bulan untuk honorarium and transpor);
c.  Rak buku (3 x Rp 750,000 = Rp 2,250,000);
d.  Meja dan kursi guru (sekitar Rp 500,000)
e.  Komputer, stabiliser serta printer (jumlah sekitar Rp 5,000,000),
f.  Karpet (sekitar Rp 900,000),
g.  Meja kecil pendek untuk anak-anak yang duduk di lantai (20 x Rp 115,000 = Rp 2,300,000),
h.  Buku-buku bacaan (baru maupun bekas).

» Bantuan untuk Taman Pendidikan “Bintang Kecil, Cianjur, Jawa Barat

Di Kampung Cisaat, Desa Sabandar, Cianjur sudah berjalan Taman Pendidikan gratis untuk 66 anak miskin, didirikan oleh Yayasan Lepas.

Proposal yang diajukan kepada LittleCare adalah untuk:

  • lantai ruang kelas dari ubin/keramik;
  • buku-buku pelajaran, alat tulis dan buku bacaan;
  • fasilitas komputer;
  • alat peraga dan sarana bermain.

» Asrama “Santo Petrus Rasul”, Nangatayap - Ketapang, Kalimantan Barat

Asrama tersebut diperuntukkan bagi putra dan putri masyarakat Dayak di perdalaman. Pada saat ini, mereka membutuhkan bantuan untuk operasional asrama (berupa dana untuk makanan dan minum, listrik bulanan, honor pegawai termasuk tukang masak). Selain itu, juga sangat dibutuhkan perbaikan gedung, buku-buku pelajaran sekolah dan buku-buku bacaan untuk perpustakaan.